Jakarta, CNBC Indonesia – Seluruh dunia sedang harap-harap cemas terkait rencana pembalasan Israel atas serangan Iran pada akhir pekan lalu. Langkah tersebut dianggap bisa memicu Perang Dunia 3.

Iran meluncurkan lebih dari 300 drone dan rudal terhadap Israel selama akhir pekan dalam sebuah serangan yang hanya menyebabkan sedikit kerusakan setelah sebagian besar proyektil berhasil dicegat.

Tindakan tersebut merupakan retaliasi atas serangan yang diduga kuat dilakukan Israel ke kompleks Kedutaan Iran di Damaskus, Suriah, pada 1 April lalu. Serangan itu menewaskan sejumlah tokoh militer Iran, termasuk dua orang jenderal pentingnya.

Bola tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah tersebut kini berada di tangan Israel. Sang Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pun menyatakan pihaknya bakal membuat keputusannya sendiri dan “melakukan apa yang diperlukan untuk mempertahankan diri”.

Namun, balasan apa yang akan diambil oleh Israel masih jadi tanda tanya besar karena hingga saat ini, belum ada sikap pasti atau opsi balas dendam seperti apa yang akan dilakukan.

Sinyal kuat dari Netanyahu itu mendorong kekuatan global, termasuk Amerika Serikat, untuk menyerukan pengendalian diri guna menghindari eskalasi lebih lanjut atau dampak regional dari perang yang telah berlangsung selama berbulan-bulan di Gaza.

Namun, laporan terbaru dari sejumlah media Israel dan AS menyebut Negeri Yahudi mulai menahan diri untuk langsung membalas serangan Iran.

Stasiun penyiaran publik Israel, Kan, sebagaimana dikutip AFP, melaporkan bahwa setelah berdiskusi dengan Presiden AS Joe Biden, Netanyahu memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana serangan balasan terhadap Iran yang telah diatur sebelumnya jika terjadi serangan.

“Sensitivitas diplomatik ikut berperan,” kata seorang pejabat senior Israel yang tidak mau disebutkan namanya kepada Kan, seraya menambahkan bahwa akan ada tanggapan, namun akan berbeda dari rencana awal.

Mengutip tiga sumber Israel yang tidak disebutkan namanya, ABC News melaporkan: “Israel bersiap dan kemudian membatalkan serangan balasan terhadap Iran setidaknya dua malam dalam seminggu terakhir.”

Di antara berbagai kemungkinan reaksi yang dipertimbangkan oleh kabinet perang Israel adalah pilihan untuk menyerang proksi Iran di wilayah lain atau melakukan serangan siber, kata sumber tersebut kepada ABC.

Ancaman Perang Dunia 3

Di tengah berbagai kabar yang beredar, sejauh ini memang belum ada konfirmasi langsung dari pemerintah Israel terkait batalnya rencana balas dendam mereka.

Yang pasti, serangan berikutnya dari Israel ke Iran akan memanaskan tensi geopolitik yang sudah menuju puncak sebelumnya saat perang besar antara Hamas dan Israel pecah di Gaza sekitar 6 bulan lalu.

Pecahnya perang terbuka antara Iran dan Israel akan menarik para raksasa militer dunia untuk ikut turun tangan sehingga bisa jadi awal Perang Dunia 3.

Sama seperti berbagai konflik geopolitik yang terjadi sebelumnya, terbentuk kecenderungan dua poros utama ‘pendukung’ Iran dan Israel, yakni Beijing dan Washington.

Sejumlah negara Barat seperti Amerika Serikat, Inggris, Prancis, hingga Jerman sejauh ini terus memosisikan diri berada di belakang Israel.

Sebaliknya, Iran dikenal memiliki hubungan baik dengan China, yang secara tradisional merupakan saingan utama AS dalam berbagai bidang, serta Rusia yang cenderung membela Iran meskipun tetap memiliki hubungan dengan Israel. Selain itu, Korea Utara siap menjadi pelengkap kekuatan Iran apabila perang dunia pecah.

Meskipun demikian, sejauh ini kedua poros tersebut mengambil sikap yang ‘dingin’ dengan mendorong masing-masing pihak untuk menahan diri dan menurunkan ketegangan.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Nostradamus Ramal PD 3 Pecah 2024, Gegara Iran Serang Israel?


(luc/luc)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *