Jakarta, CNBC Indonesia – Harga bawang putih terpantau masih bergerak naik, dan melampaui harga tertinggi tahun 2023 lalu. 

Panel Harga Badan Pangan mencatat, harga bawang putih terus menanjak sejak bulan Desember 2023 lalu, setelah menurun dari level tertinggi di bulan Juli. Pada awal tahun 2024 ini, harga bawang putih rata-rata bulanan di Januari sudah di Rp38.550 per kg. Padahal, harga di bulan Desember 2023 masih di Rp36.520 per kg.

Harga bawang putih hari ini, Rabu (10/4/2024), memang mengalami penurunan Rp230 menjadi Rp43.270 per kg. Namun, sepekan sebelumnya, 3 April 2024, harga bawang putih tercatat di Rp41.730 per kg.

Harga tersebut adalah rata-rata harian nasional di tingkat eceran.

Secara rata-rata bulanan, harga bawang putih bulan April 2024 yang mencapai Rp42.210 per kg, masih melampaui harga tertinggi tahun 2023 yang tercatat mencapai Rp39.990 per kg di bulan Juli. Dan jauh di atas harga rata-rata bulan April 2023 yang tercatat di Rp31.830 per kg.

Saat dikonfirmasi soal kenaikan harga bawang putih, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Budi Santoso mengatakan, dari sisi pasokan impor tak ada masalah. Ketersediaan bawang, ujarnya, mencukupi.

“Mungkin dari sisi permintaan yang besar karena Lebaran. Tapi ketersediaan kita cukup, kita antisipasi dengan impor, nggak ada masalah,” katanya saat ditemui wartawan di sela-sela acara halalbihalal di rumah pribadi Mendag Zulkifli Hasan, Rabu (10/4/2024).

“Permintaan meningkat. Kalau dari antisipasi dengan impor itu sudah. Jadi impornya nggak ada yang terlambat. Dari izin nggak masalah. Kita mengejar supaya importir ini cepat merealisasikan. Karena mungkin ada alasan teknis ya,” tambahnya. 




Dirjen Daglu Kemendag Budi Santoso di Kediaman Pribadi Zulhas, Cipinang, Jakarta Timur. (CNBC Indonesia/Martya Rizky)Foto: Dirjen Daglu Kemendag Budi Santoso di Kediaman Pribadi Zulhas, Cipinang, Jakarta Timur. (CNBC Indonesia/Martya Rizky)
Dirjen Daglu Kemendag Budi Santoso di Kediaman Pribadi Zulhas, Cipinang, Jakarta Timur. (CNBC Indonesia/Martya Rizky)

Menurut Budi, izin impor sebanyak 244.000 ton sudah dikeluarkan. Sementara, pada akhir tahun 2023 ada persediaan sebanyak 96.000 ton. 

“Itu mencukupi sampai Juli. Memang kemarin realisasinya sekitar 75.000 ton. Jadi kita ngejar importir supaya cepat merealisasikan,” ujar Budi.

Terkait pernyataan Ombudsman RI yang menilai ada kejanggalan dari kenaikan harga bawang putih saat ini, Budi enggan berkomentar lanjut.

“Oh, saya nggak ngerti maksudnya. Nggak ngerti,” tukasnya.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


BPS Ingatkan Pemerintah Waspadai Bawang Putih, Ternyata Ini Alasannya


(dce/dce)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *