Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menjelaskan alasan kenapa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih melanjutkan pemberian bantuan pangan di tahun 2024.

Menurutnya, hal itu diputuskan berdasarkan rapat evaluasi atas program bantuan pangan yang digelar pada 6 November 2023. Dalam rapat itu, pemerintah mengevaluasi pelaksanaan program bantuan pangan periode September-November 2023.

“Kita kemudian melihat El Nino masih jalan. Di November, (bantuan pangan) ditambahkan sampai Desember,” katanya saat hadir dalam Sidang Sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (5/4/2024).

“Dan karena dari BMKG dan BRIN menyampaikan El Nino masih maju meluncur terus di 2024, maka bantuan pangan untuk El Nino diberikan sampai tahun 2024, 6 bulan,” jelasnya.

Langkah itu, terang Sri Mulyani, dilakukan untuk mengatasi kemungkinan terjadinya disrupsi dari sisi panen dan ketidakpastian,” kata Sri Mulyani.

Jokowi Ingin Bantuan Beras sampai Desember

Sebagai catatan, penyaluran bantuan pangan diluncurkan pertama kali di bulan Maret 2023. Lewat program ini, pemerintah menyalurkan bantuan beras 10 kg kepada sekitar 21,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Diberikan setiap bulan sampai Maret 2023.

Bantuan ini diharapkan bisa jadi bantalan bagi KPM yang masuk dalam masyarakat berpendapatan rendah dalam menghadapi lonjakan harga beras yang terus menanjak sejak Agustus 2022.

Kemudian, Presiden Jokowi memutuskan, penyaluran bantuan beras ini dilanjutkan mulai September sampai Desember 2023.

Dan, dilanjutkan lagi tahun 2024. Dan, sejak diluncurkan kembali pada awal Januari 2024, Jokowi beberapa kali terpantau mengungkapkan rencananya akan melanjutkan lagi penyaluran bantuan beras ini. Setidaknya sampai Juni 2024.

Terbaru, Jokowi mengaku ingin melanjutkan program bantuan beras sampai bulan Desember 2024 nanti.

Meski, Jokowi menambahkan, keberlangsungan bantuan tersebut tergantung pada kemampuan APBN. Hal itu disampaikan saat menyerahkan langsung bantuan beras kepada keluarga penerima manfaat (KPM) bertempat di Gudang Perum Bulog Manggis, Bungo, Jambi, Kamis (4/4/2024).

“Ini (bantuan beras) yang 10 kilogram sudah diterima? Sudah berapa kali? Oh ini yang ke-4. Nanti akan dilanjutkan ke bulan berikutnya sampai Juni, setuju? Semuanya sampai Juni ya. Nanti kita akan melihat lagi APBN,” kata Jokowi dalam keterangan resmi dirilis Badan Pangan Nasional (Bapanas), dikutip Jumat (5/4/2024).

“Kalau anggarannya memungkinkan, akan diteruskan lagi sampai Desember, tapi nggak janji. Karena saya kan buka APBN dulu, nanti bulan Juni. Kalau (sudah) dibuka anggarannya, (dan) memungkinkan (maka) akan diteruskan. Tapi kalau tidak memungkinkan, ya tidak (diteruskan). Saya ngomong apa adanya,” tegasnya.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


MK Gelar Sidang Sengketa Pilpres Hari Ini, Nama Menteri Ini Disebut


(dce)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *