Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) untuk segera mengembangkan Lapangan Zulu. Pasalnya, lapangan ini diproyeksikan memiliki potensi sumber daya minyak hingga 1 miliar barel.

Lapangan Zulu merupakan bagian dari PHE ONWJ. Di mana, Blok ONWJ ini membentang dari Kepulauan Seribu sampai dengan Cirebon Utara (Jawa Barat).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji mengatakan pemerintah telah mengidentifikasi beberapa area lapangan minyak yang menyimpan potensi jumbo. Salah satunya seperti di Lapangan Zulu wilayah kerja ONWJ.

“Saya sarankan Pertamina eksploitasi itu. Zulu Gede banget. Volumenya bisa 800 juta barel sampai 1 miliar barel sumber daya. Itu bisa dikelola,” ujar Tutuka ditemui di Gedung Kementerian ESDM dikutip, Kamis (4/4/2024).

Tutuka menjelaskan Lapangan Zulu sendiri mempunyai karakteristik Heavy Oil (HO) atau minyak berat. Sehingga memerlukan sebuah peralatan yang khusus untuk memproduksikan minyak dari lapangan tersebut. “Kan peralatannya besar jadi harus ada teknologi lain misalnya dengan surfaktan untuk mengencerkan. Jadi kita mendorong Pertamina eksploitasi itu,” ujar Tutuka.

Terpisah, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan pihaknya saat ini tengah mendorong Pertamina agar segera mengembangkan Lapangan Zulu. Namun demikian, pengembangan Lapangan Zulu mempunyai tantangan tersendiri.

Dwi menjelaskan Lapangan Zulu termasuk lapangan dengan karakteristik minyak berat sehingga sulit diproduksikan. Ditambah lagi lapangan tersebut berada di Offshore atau laut.

“Jadi minyak berat, kalau di darat ini minyak berat ini biasanya pengembangannya dengan steam. Jadi dimasukin steam supaya jadi cair terangkat nah masalahnya ini adalah di laut, di offshore sehingga memproduksi steam nya itu yang kerepotan,” kata Dwi.

Oleh sebab itu, pihaknya bersama Pertamina akan mempelajari bagaimana memproduksi minyak di Lapangan Zulu dengan karakteristik minyak berat tersebut. Sekalipun dengan ongkos produksi yang terlebih mahal.

“Kami pelajari apakah pakai chemical dan sebagainya. Tapi tentu ongkosnya jadi mahal. Tapi whatever lah teman-teman sedang mempelajari teknologi-teknologi di dunia yang mungkin bisa diaplikasikan,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, PHE ONWJ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi (Migas) lepas pantai.

Wilayah kerja PHE ONWJ berada di Blok ONWJ yang membentang dari Kepulauan Seribu (DKI Jakarta) sampai ke Cirebon Utara (Jawa Barat). Luas wilayah kerja PHE ONWJ mencapai luas 8.279,29 kilometer persegi.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Pertamina Raih Penghargaan Best Investor Relations Energy Company


(pgr/pgr)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *