Jakarta, CNBC Indonesia – Media asing kembali menyoroti Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Kali ini terkait dirinya yang melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida di Tokyo, Selasa waktu setempat. 

Reuters menyoroti bagaimana pertemuan dan pembicaraan keduanya. Prabowo disebut menginginkan keamanan dan kerja sama ekonomi yang lebih dalam antara Indonesia dan Jepang. 

“Kami telah membangun hubungan kerja sama dan ke depan saya ingin memperkuatnya,” kata Prabowo kepada Kishida seperti dilaporkan artikel berjudul ‘Indonesia’s Prabowo Pledges Cooperation with Japan After Promising China Closer Ties’, dikutip Rabu (3/4/2024).

Media itu juga menyebut bagaimana Prabowo mengunjungi Jepang setelah melakukan perjalanan ke China pada hari Senin, bertemu Presiden Xi Jinping. Dikatakan bagaimana Jepang dan China berusaha mendekati RI.

“Baik Tokyo maupun Beijing berupaya mendekati negara-negara Asia Tenggara yang berada di wilayah sengketa Laut Cina Selatan, yang sebagian besar wilayahnya diklaim oleh China, untuk mendapatkan pengaruh di kawasan strategis tersebut,” muat Reuters lagi.

Dipaparkan juga bagaimana Prabowo baru akan dilantik sebagai presiden Oktober nanti. Termasuk kekhawatiran sekelompok aktivis di dalam negeri.

“Menteri Pertahanan saat ini dan mantan komandan pasukan khusus akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Oktober,” ujarnya.

“Terpilihnya beliau telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan kelompok hak asasi manusia yang menunjuk pada pelanggaran yang diduga dilakukannya selama berada di militer. Prabowo, yang dinyatakan oleh dewan militer telah menculik aktivis mahasiswa pada tahun 1998, membantah tuduhan tersebut.”

Sebelumnya dalam pernyataan melalui pesan singkat, Kedutaan Jepang di RI telah mengumumkan rencana kedatangan Prabowo ke Jepang 2 hingga 3 April. Dikabarkan bagaimana ia akan bertemu sejumlah pejabat penting termasuk Kishida.

“Jepang dan Indonesia merupakan Mitra Strategis Komprehensif yang berbagi prinsip dan nilai fundamental serta memiliki hubungan bersejarah di bidang politik, ekonomi, dan budaya, kami berharap kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama kedua negara di berbagai bidang di hubungan bilateral maupun di situasi kawasan,” kata kedutaan dalam pesan singkat yang didapat CNBC Indonesia.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Media Asing Sorot Pipres RI, Sebut Prabowo Soal Ini


(sef/sef)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *