Jakarta, CNBC Indonesia РPemerintah Kabupaten Cirebon komitmen mendukung penyelenggaraan program SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda) dari BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja di Kabupaten Cirebon. Adapun pekerja RT/RW akan menjadi fokus utama untuk dilindungi pada tahun ini.

“Yang di depan ini menjadi program adalah para ketua RT/RW dan memang kebijakan pusat juga nanti kiranya menjadi ketetapan dalam ketentuan untuk penggunaan dana desa, di antaranya adalah digunakan untuk membayar premi BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Asda Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Cirebon, Mochamad Syafrudin, dalam keterangannya, Kamis (4/4/2024).

Diketahui saat ini jumlah pekerja yang terlindungi BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Cirebon sebanyak 265 ribu orang. Jumlah itu sekitar 33% dari total penduduk bekerja di Cirebon yakni 801 ribu jiwa.

“Memang terus terang kami sangat tertarik karena memang orang siapa tau besok-besok ada apa kita gak tahu. Dan seperti biasa pemerintah tuh sering menanggung jika ada yang darurat-darurat sedangkan tata kelola keuangan sudah luar biasa ketatnya,” tambahnya.

Tokoh ulama di kabupaten Cirebon K.H. Musthofa Aqiel Sirodj juga menyampaikan program negara ini hendaknya diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat. Sehingga apabila terjadi risiko, para pekerja memiliki penjamin untuk melindungi dirinya dan keluarga.

Di sisi lain, Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Abdur Rahman Irsyadi mengapresiasi kolaborasi dari seluruh stakeholder. Khususnya pemerintah kabupaten Cirebon dalam mensukseskan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Bulan suci ramadan menjadi momentum terbaik bagi kami. Untuk itu kami seluruh direksi dan dewan pengawas melakukan safari untuk mempererat silaturahmi dengan seluruh pemangku kepentingan. Selain tentu saja untuk mewujudkan cita-cita bangsa yaitu universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh pekerja Indonesia,” tambahnya.

Dia pun mengajak pekerja formal yang terlindungi BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi para pekerja di sekitarnya yang belum terlindungi.

“SERTAKAN ini program yang tepat untuk diimplementasikan di bulan suci. Saya mengajak para peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk membantu mensejahterakan hidup para pekerja di sekitarnya. Sebuah hal kecil yang pastinya akan berdampak besar bagi sesama. Karena dengan memiliki perlindungan jaminan sosial, pekerja dan keluarganya bisa hidup lebih tenang, dapat bekerja dengan keras, optimal dan bebas cemas, karena risiko pekerjaan telah ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Untuk diketahui BPJS Ketenagakerjaan mengadakan kegiatan Safari Tausiyah Ramadan dan Nuzulul Quran 1445 H di Kabupaten Cirebon. Dalam kegiatan tersebut diserahkan sejumlah bantuan masing-masing sebesar Rp2 juta kepada 5 yayasan yatim piatu/panti asuhan, kemudian bantuan perlengkapan sekolah sebanyak 50 paket kepada anak panti asuhan/yatim piatu, 100 paket sembako serta bantuan uang tunai sebesar Rp20 juta kepada Baznas Daerah setempat.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Lindungi Pekerja, PT GNI Sosialisasi GP2SP di Morowali Utara


(dpu/dpu)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *